Saya Berlatih Bangun Lebih Pagi Dengan Cara Ini

Updated: Feb 13

"I used to think goin to sleep late was cool. Till i realized wakin up early is the real boss shit." - Wiz Khalifa -

Jika kamu mempunyai resolusi untuk bisa bangun pagi secara konsisten di tahun ini, maka kamu sudah berada di tempat yang tepat. Karena saya mempunya sejumlah cara praktikal yang sudah saya terapkan selama 2 tahun untuk bisa bangun pagi secara konsisten. Sepagi apa ? Selalu terbangun antara jam 4 – 5 pagi sesuai dengan kondisi yang inginkan.


Apa saja Langkah yang saya lakukan untuk dapat konsisten terbangun di pagi hari ?


Miliki Faktor Pendorong Yang Kuatnya Melebihi Godaan Setan

Untuk memiliki faktor pendorong yang kuat ini, kamu harus bertanya terlebih dahulu ke diri kamu. “Kenapa Saya Harus Bangun Lebih Pagi?” Pastikan jawaban yang kamu dapatkan itu sangat kuat. Biasanya alasan kuat seseorang ini muncul dari hal yang paling ia inginkan.


Apakah ini faktor uang?


Atau faktor lainnya ?


Kalau kamu belum kepikiran faktor pendorong KENAPA kamu harus bangun lebih pagi, coba kamu ingat – ingat lagi bagaimana kamu bisa terbangun ketika harus mengejar penerbangan pagi hari padahal kamu bukanlah seorang morning person.


Kenapa kamu berhasil ?


Bahkan setan pun sepertinya gagal untuk menahanmu tetap di tempat tidur saat itu kan ?


Menurut saya penting untuk kamu dapat mengitung kerugian yang kamu alami dengan nominal uang sebagai ukuran apa yang akan hilang jika kamu gagal bangun di pagi hari.


Kalau kamu tidak suka menghitung dengan nominal uang, kamu boleh juga mengukurnya dengan hal spritiual. Sebagaimana hadits Rasulullah SAW :


Dua rakaat (sebelum) shalat fajar (subuh) lebih baik dari dunia dan seisinya. (HR. Muslim). (HR. Ahmad)


Jika kamu sudah sampai pada tahap tidak ingin kehilangan keberkahan yang melebihi dari duni dan segala isinya, maka sudah tidak ada alasan untukmu meninggalkan amalan yang harus dilakukan sebelum shalat subuh ini. Boleh jadi ini justru menjadi pendorongmu untuk bangun lebih pagi.


Tidur Lebih Awal

Pada dasarnya ilmu medis menyarankan bahwa tubuh kita membutuhkan tidur selama kurang lebih 6 - 8 jam setiap harinya. Jadi jika kamu menginginkan untuk terbangun pada jam 4 pagi, maka setidaknya kamu sudah tidur dari jam 8 malam. Namun pada kenyataannya mungkin hal ini sulit dilakukan, karena mungkin kamu tidak tahan juga untuk kehilangan waktu bersosialisasi baik dengan teman – teman, orang terkasih, atau menikmati drama favoritmu.


Semakin modern dunia, rasanya kita pun semakin sulit mendapatkan waktu tidur 8 jam, jadi kamu harus sudah terbiasa untuk mengurangi jam tidur tersebut menjadi hanya 6 jam setiap harinya.


Yang kamu butuhkan tentunya tidak sekedar terbangun secara fisik. Namun juga memiliki kesiapan mental untuk menjalani hari. Kurang tidur dalam jangka waktu lama bukan hanya buruk bagi fisik, tapi juga mental, dampaknya ialah semakin hari kamu akan semakin kelelahan dan justru gagal membangun kebiasaan bangun pagi.


Jadi sudah saatnya kini untuk mengejar faktor WHY mu itu kamu memprioritaskan tidak cukup. Namun seringnya kita enggan untuk tertidur lebih awal karena berbagai alasan yang kemudian dampaknya juga akan kembali pada siklus bangun kesiangan.


Set Alarm Di Jam Berbeda dan Tempatkan Jauh Dari Tempat Tidur

Untuk membangun habit cobalah dengan mengatur beberapa alarm dengan interval 10 – 15 menit, pastikan kamu butuh berpindah dari tempat tidur untuk mematikan alarm tersebut.


Cobalah menggunakan alarm bernada melodi agar kamu tidak pening karena merasa kaget ketika alarm berbunyi.


Namun kamu tidak boleh membiasakan penggunaan alarm yang diatur ke beberapa jam berbeda untuk jangka waktu yang kama karena beberapa ahli kesehatan menyatakan hal ini dapat berdampak buruk bagi kesehatan.


Hindari Godaan Gadget

Sudah bukan rahasia lagi bahwa cahaya biru yang dipancarkan smartphone, tablet dan laptop dapat membuat kamu mengalami kesulitan untuk tertidur. Karena intensitas sinar biru ternyata dapat mengacaukan jam biologis manusia untuk beristirahat. Namun kamu bisa mengatasinya dengan mengeset blue light filter pada gawaimu di jam yang kamu butuhkan untuk bisa tertidur dengan nyenyak.


Akan lebih baik jika kamu juga mengeset no disturb mode sehingga tidak aka nada notifikasi yang mengganggu jadwal istirahatmu. Berlatihlah untuk menjaga jarak dengan gawaimu pada jam tidur yang sudah kamu tetapkan.


No Snooze Button

Setiap kali kamu sudah terjaga, kamu mempunyai waktu yang sangat singkat untuk membuat keputusan. Tetap di tempat tidur atau langsung bangun.

Saya menyarankan untuk berlatih menghitung sampai lima sebelum kemudian langsung memutuskan bangkit dan meninggalkan tempat tidur.


Menempatkan alarm jauh dari jangkauan juga bisa membantu metode no snooze button ini, karena dengan berusaha mencari alarm yang sedang menyalak, kamu secara tidak sadar juga sudah bangkit dan bergerak dari tempat tidur.


Minum Segelas Air Ketika Bangun

Meskipun tidur merupakan salah satu aktivitas istirahat alami manusia, namun bukan berarti kamu tidak mengeluarkan energi. Kita kehilangan banyak cairan tubuh saat tidur dan bernapas di malam hari, ini menyebabkan kamu dehidrasi dan bisa membuat lesu dan mengantuk. Sehingga penting bagimu untuk melakukan rehidrasi.


Jadi akan lebih baik jika kamu juga menempatkan segelas air putih berdekatan dengan alarmmu, sehingga ketika kamu bangkit dan mematikan alarm, kamu juga bisa segera meminum segelas air putih yang akan kembali mengganti cairan tubuhmu yang hilang selama tertidur. Rehidrasi bisa sangat membantu membuatmu merasa lebih waspada, sehingga tidak lagi terlena oleh rasa kantuk.


Bangun Kebiasaan Tidur

Untuk membangun kebiasaan bangun pagi memang susah – susah gampang apalagi jika selama ini kamu memiliki rutinitas tidur yang berantakan dan tidak berpola. Untuk itu kamu harus memulai dengan mengatur jadwal tidur yang lebih baik sehingga kamu dapat berusaha untuk selalu tidur dan bangun di jam yang sama.


Kesimpulan

Sebenarnya sudah sangat banyak tips bangun lebih pagi yang dapat kamu temukan. Saya menuliskan ini berdasarkan pengalaman yang pernah saya alami dan lakukan selama 4 tahun terakhir. Namun, dalam 365 hari selama setahun tidak setiap hari juga saya mampu menjaga ritme bangun pagi tersebut karena berbagai faktor seperti sakit, jetlag, atau berada dalam perjalanan wisata yang terkadang jam tidurnya berantakan.


Jangan menyerah untuk membangun kebiasaan tersebut, karena kita hari ini bukanlah dari apa yang satu kali kita lakukan, namun dari kebiasaan – kebiasaan kecil yang terakumulasi selama berhari – hari, berbulan – bulan bahkan bertahun – tahun.


Jadi teruslah berusaha sampai kamu tidak sadar bahwa bangun pagi sudah menjadi gaya hidupmu.

11 views0 comments

Recent Posts

See All