Jangan Abai ! Kesuksesanmu Ditentukan Tiga Kebiasaan Ini.


Sukar dipungkiri bahwa kita semua terbentuk dari berbagai kebiasaan yang kita lakukan selama bertahun – tahun. Anda hari ini merupakan kombinasi dari berbagai sikap dan kebiasaan yang anda lakukan.


Jika anda tidak percaya akan hal ini, saya menyarankan anda untuk membaca tulisan saya sebelumnya mengenai Inilah Alasan Kenapa Kamu Sering Gagal Berubah (dan Bagaimana Caranya Supaya Berhasil)

Saya mengamati bahwa ada begitu banyak kebiasaan yang digadang – gadang dapat mendukung kesuksesan, seperti bangun setiap hari jam 4 pagi, journaling, meditasi atau juga lari pagi setiap hari 5 km. Saya tidak akan menentang saran itu, namun terkadang kita juga bertanya – tanya apa hubungannya lari pagi setiap hari 5 Km bagi seorang karyawan ? Tidak ada efek langsungnya tentu saja. Kalaupun kamu memiliki stamina yang bagus, bukan berarti bahwa perjalanan karirmu juga akan mulus.


Ada tiga kebiasaan universal yang bisa ditiru siapapun, namun tantangan dan penerapannya mungkin akan berbeda tergantung siapa diri anda. Tiga kebiasaan sederhana ini selalu menjadi variabel pendukung kesuksesan anda di berbagai industri yang saat ini anda geluti.


1. Berada Dalam Komunitas Yang Memiliki Vibe dan Ketertarikan Yang Sama


Berbicara mengenai komunitas bukan berarti kamu harus selalu mencari teman yang banyak, baru kemudian bergerak melakukan yang kamu inginkan. Komunitas tidak harus selalu merupakan kelompok teman – teman yang kamu kenal. Boleh jadi komunitas adalah orang – orang yang kamu hire untuk kemudian bekerja bersama – sama menuju goals yang sudah kamu tetapkan.


Berada dalam komunitas pada dasarnya ialah untuk melatih diri kita accountable (dapat diandalkan) terhadap berbagai target yang ingin kita dapatkan.

Ketika Steve Jobs dan Steve Wozniack menciptakan produk Apple, mereka pun melakukan hal yang sama. Mereka mencari partner yang merupakan teman – teman yang mereka kenal untuk kemudian bekerja menghasilkan papan komputer yang revolusioner.


Mark Zuckerberg pun membutuhkan Dave Morin untuk mendukung visinya. Jan Koum sang pendiri whatsapp pun bergerak bersama Brian Acton sampai akhirnya aplikasi itu diakuisi miliaran dollar oleh Facebook.


Jobs tanpa Woz mungkin tidaklah akan menjadi seorang innovator yang dikenang dunia seperti saat ini, terlepas dari kemudian mereka bersitegang dan akhirnya memilih jalan masing – masing karena visi berbeda.


Begitu juga dengan Jan Koum si pendiri whatsapp. Tanpa Acton, whatsapp mungkin juga tidak akan pernah seperti sekarang.


Jadi sekarang, bagaimana caranya menemukan komunitas yang akan mendukung impianmu. Pertama pahami dulu apa impian yang benar - benar ingin kamu capai, selanjutnya perluas pergaulan, ikut seminar, workshop ataupun event yang sesuai dengan minatmu.


Tidak salah juga menggunakan aplikasi sosial media sampai aplikasi dating untuk menemukan mereka yang se-frekuensi. Jangan nyari pasangan mulu dong, ingat nyari jalan untuk mewujudkan mimpimu terkadang jauh lebih penting.


2. Mengerti Rule of The Game di Bidang Yang Kamu Geluti


Mari kita ambil contoh sebuah permainan yang menurut saya dimainkan oleh banyak orang di dunia, yaitu Monopoli. Saya ingat kenangan ketika pertama sekali bermain monopoli, saya bangkrut, karena tidak mengerti seluk beluk mengenai denda, hipotek, dan bagaimana memanfaatkan keuntungan dari membangun kompleks negara tertentu.



Kemudian saya mengerti aturan main dan celahnya, sehingga saya tidak pernah lagi bangkrut sejak saat itu. Di bidang apapun kamu ingin masuk dan mengejar kesuksesan, memahani rule of the game merupakan hal yang harus dilakukan.


Tidak jarang industri berubah karena perkembangan teknologi ataupun regulasi, namun kamu tidak akan mampu beradaptasi jika hanya mengandalkan skill tanpa mengerti aturan mainnya. Untuk itu jangan hanya mengasah skill tapi juga pahami aturan main.


Memahami aturan main, berarti suatu waktu kamu juga bisa menggunakan celah untuk keuntunganmu di saat kamu membutuhkannya, dan ini berbeda dengan melanggar aturan.


Ketika kamu mengerti bagaimana aturan main di industrimu, maka kamu akan menemukan cara bermainmu sendiri.

3. Mempraktekkan Kebiasaan Ini, Bukan Sekedar Ingin Mencapai Hasil


Bagaimanapun sukses itu memiliki pola, dan pola itu tercipta dari hal yang berulang kali kita lakukan.

Siapapun yang kemudian mendapatkan kesuksesan besarnya hari ini, inovator, entrepreneur, atlet, aktor, bahkan seorang bapak rumah tangga sekalipun mereka melakukan hal yang sama, yaitu melakukan suatu kebiasaan secara berulang – ulang sampai kebiasaan tersebut menjadi cara berpikir dan bertindak yang tidak lagi dapat ditinggalkan.


Untuk itu, kamu harus memahami bahwa ketiga hal ini harus kamu kombinasikan dalam kebiasaanmu sampai akhirnya kamu merasakan bahwa ada progress yang kamu rasakan waktu demi waktu sampai akhirnya tiba waktunya kamu mendapatkan kesuksesan yang kamu inginkan.


17 views0 comments

Recent Posts

See All