Kalau Mau Sukses, Stop Ceritain Planmu ke Orang Lain !

Masih ingat tidak rencana ataupun resolusi yang pernah kamu buat terus ceritain ke orang lain di penghujung tahun lalu ?


Kira - kira kamu sudah tahu belum apa alasan gagalnya kamu mewujudkan rencana itu? Perencanaan yang kurang mateng ataukah sudah tidak terlalu merasa ingin mewujudkannya lagi ?


Salah satu penelitian paling menarik dari gagalnya kita mewujudkan rencana ialah seperti apa yang ditemukan oleh Robert A Wicklund dan Peter M. Gollwitzer, dua psikolog dari University of Texas.


Mereka menjalankan penelitian tentang symbolic self completion. Dalam penelitian tersebut dijelaskan bahwa sebenarnya ada 2 tujuan dalam setiap impian yang ingin dicapai seseorang: career goal dan identity goal.


Career goal adalah tujuan untuk mendapatkan sebuah pekerjaan. Seperti menjadi penulis, jadi dokter, teknisi, pengacara dan berbagai pilihan karir lain. Ketika pekerjaan yang diinginkan sudah bisa dimiliki, maka career goal seseorang sudah selesai.


Sementara identity goal adalah keinginan untuk diasosisikan dengan sifat yang umumnya dimiliki kebanyakan orang di pekerjaan tersebut. Di lingkunganmu mungkin masyarakat menganggap pebisnis adalah profesi yang hebat karena bisa kerja bebas dan juga memiliki kemampanan finansial. Dokter itu biasanya pintar dan hebat, pengacara selalu tampak percaya diri dan meyakinkan, penulis itu banyak baca.


Dari penelitian Wicklund dan Gollwitzer diketahui bahwa menceritakan tujuan yang ingin dicapai ke publik akan membuat seseorang merasa sudah mendapatkan separuh identity goal-nya. Ketika kamu bercerita ke temanmu kamu ingin jadi pebisnis dan dia sepakat kalau kamu memang cukup simpatik untuk jadi pebisnis — separuh dirimu akan yakin bahwa kamu adalah pebisnis.


Hal ini ternyata bisa berbahaya karena dengan pengakuan tersebut kamu bisa menganggap bahwa targetmu sudah tercapai sehingga secara perlahan melupakan tujuan akhirnya.


Makanya sekarang kamu harus lebih aware mengenai niat awalmu ingin mencapai sesuatu. Apakah hanya sebatas untuk mendapatkan validasi sosial atau justru benar - benar ingin mencapai ultimate goal mu.


Disamping itu kamu juga butuh cara membuat rencana yang terukur agar bisa tahu sudah sampai dimana sebenarnya pencapaianmu.


Untuk kamu yang ingin tahu lebih banyak seperti apa perencanaan yang baik dan bagaimana cara membagikan ultimate goal mu ke orang lain, coba simak sesi Q&A bersama Cut Maghfirah Faisal, S.Psi, M.Psi Psikolog berikut ini. Semoga memberikan pencerahan untuk kamu dan semakin mendekat dengan tujuan yang kamu rencanakan.